Total: Rp0
Share This :

Cara kerja expansion valve yang harus anda ketahui. Cari expansion valve original denso, kunjungi bengkel resmi kami PRIMA AC KEDIRI.

PRIMA AC KEDIRI – AC mobil memegang peranan yang sangat penting dalam sebuah kendaraan. Tanpa adanya AC, berkendara jarak jauh maupun dekat menjadi tidaklah nyaman karena kabin mobil akan terasa pengap dan panas. Tahukah anda, sistem kerja AC berawal dari compressor yang memompa freon dalam bentuk gas bertekanan tinggi sampai suhunya mencapai 100 derajat Celcius. Setelah itu, freon berubah menjadi cair dan akan diarahkan ke kondensor untuk menjalani proses pendinginan sampai suhunya 60 derajat Celcius.

Selanjutnya, freon disaring di bagian filter dryer dan dimasukkan ke expansion valve (katup ekspansi).  Nah, di proses inilah Anda dapat menemui fungsi katup ekspansi. Expansion Valve ini adalah salah satu komponen AC mobil yang berfungsi untuk merubah refrigerant yang berwujud cair menjadi kabut dan mengatur jumlah refrigerant yang dialirkan ke dalam evaporator. Dengan begitu, penumpang dalam kabin bisa menikmati hawa sejuk. 

Ada beberapa fungsi lain dari expansion valve selain menyalurkan freon yang akan dikeluarkan pada evaporator AC mobil. Komponen yang satu ini memegang kendali penting dalam proses pergerakan freon pada AC. Berikut ini adalah beberapa fungsi expansion valve (katup ekspansi) pada AC mobil :

  • Mendinginkan Temperatur Freon atau Refrigerant
  • Mengatur Banyaknya Freon yang Disalurkan ke Evaporator
  • Menurunkan Tekanan Freon

Gejala Kerusakan Expansion Valve

Expansion valve termasuk komponen yang rawan mengalami kerusakan, terutama jika tidak mampu untuk menjaga kondisi AC agar tetap prima. Biasanya akan ada gejala khusus yang ditunjukkan apabila komponen AC satu ini mulai mengalami kerusakan.

Salah satu gejala yang akan ditunjukkan apabila katup ekspansi mengalami kerusakan adalah ruang kabin terlalu lama untuk menjadi dingin. Hal ini diakibatkan adanya proses penurunan freon yang tidak bisa dilakukan dengan cepat dan maksimal, sebab katup ekspansi mulai menunjukkan kerusakan.

Apabila ruang kabin ini tidak cepat dingin, meskipun suhu yang dinyalakan dalam suhu rendah, maka berarti ada masalah dalam komponen katup ekspansinya. Permasalahan ini pada umumnya disebabkan oleh komponen katup ekspansi yang tidak bisa terbuka secara sempurna.

Pada saat komponen katup ekspansi ini mengalami kerusakan, maka kompresor AC tidak bisa memutarkan refrigerant secara sempurna. Pilihan yang bisa dilakukan untuk permasalahan ini adalah melakukan perbaikan atau menggantinya apabila kerusakannya sudah termasuk parah.

Komponen-Komponen Expansion Valve

Expansion valve ini ternyata juga mempunyai beberapa komponen yang akan mendukung kinerjanya. Setiap komponen yang ada di katup ekspansi ini saling berhubungan untuk mendukung kinerja AC. Berikut adalah beberapa komponen yang ada di dalam katup ekspansi pada AC.

  • Saluran Outlet. Berfungsi menyalurkan Freon untuk keluar dari katup ekspansi. Selanjutnya Freon yang dikeluarkan akan di salurkan untuk menuju ke evaporator.
  • Saluran Inlet. Saluran ini berfungsi sebagai saluran masuknya freon dari receiver dryer menuju katup ekspansi agar nantinya mengalami proses penekanan.
  • Diafragma. Komponen yang berfungsi untuk menjadi penerus panas. Saat panas sudah terdeteksi sensing tube, diafragma ini akan meneruskan panas dan membuat katup terbuka sesuai dengan kebutuhan.
  • Jarum dan Katup. Fungsi dari kedua komponen ini adalah mengatur jumlah freon yang akan di salurkan ke evaporator. Apabila katup semakin terbuka lebar, maka jumlah freon yang akan disalurkan oleh komponen ini semakin banyak.
  • Heat Sensing Tube. Sebagai sensor temperatur pada saluran keluar evaporator. Heat sensing tube akan meneruskan panas untuk membuka membran sesuai dengan suhu yang diterima.
  • Pegas. Komponen yang satu ini akan membantu diafragma agar katup ekspansi bisa menutup dengan sempurna apabila dalam kondisi tidak bekerja.
  • Bodi. Bodi ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah bagi komponen yang ada di dalam katup ekspansi, melainkan juga berperan untuk melindunginya.
  • Pipa Kapiler. Komponen ini berfungsi untuk menyalurkan panas dari heat sensing tube ke membran. Besarnya panas yang di salurkan melalui pipa kapiler ini bergantung pada tekanan pada heat sensing tube.

Cara Kerja Expansion Valve

Cara kerja dari katup ekspansi di awali dengan adanya freon yang mengalir pada receiver dryer ke komponen tersebut. Selanjutnya, heat sensing tube ini akan mendeteksi panas dari freon yang keluar melalui saluran outlet evaporator.

Panas yang diterima oleh heat sensing tube ini akan di salurkan oleh pipa kapiler ke membran di dalam katup ekspansi. Membran ini akan melengkung dan mendorong jarum untuk melawan pegas guna membuka katup ekspansi berdasarkan pada tekanan dari panas yang di salurkan.

Apabila expansion valve terbuka dalam kondisi yang lebar, maka dapat menyalurkan freon berjumlah banyak. Namun, apabila katup ekspansi ini hanya terbuka sedikit, maka freon yang di salurkan juga terbatas. Besarnya freon yang di salurkan ini bergantung pada beban AC.

Selain itu apabila salah satu komponen expansion valve mengalami kerusakan dan bermasalah, maka ada baiknya untuk segera membawa mobil kesayangan Anda di bengkel resmi kami PRIMA AC KEDIRI. Bengkel terpercaya di Kota Kediri.

Alamat Workshop PRIMA AC KEDIRI :

Jl. Sersan Bahrun No.mor 27, Dermo, Kec. Mojoroto, Kediri, Jawa Timur 64111

Jl. Erlangga No.86, Katang, Sukorejo, Kec. Ngasem, Kediri, Jawa Timur 64182

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *