Pervacuum-an adalah proses mengeluarkan udara, uap air, dan gas-gas non-kondensasi dari dalam sistem pendingin (AC) sebelum diisi refrigeran (freon). Proses ini dilakukan dengan bantuan vacuum pump, yaitu alat khusus yang mampu menciptakan tekanan negatif dalam sistem, biasanya hingga -760 mmHg atau -1 bar (vakum sempurna).
Mengapa Pervacuum-an Penting?
Banyak teknisi atau pengguna awam mengabaikan proses ini saat pemasangan atau servis AC. Padahal, pervacuum-an sangat penting karena:
- Menghilangkan Uap Air dan Udara dari Pipa
- Udara dan kelembaban (uap air) yang tertinggal dalam pipa dapat menyebabkan pembekuan atau penyumbatan di kapiler/expansion valve, yang menghambat aliran refrigeran.
- Mencegah Korosi dari Dalam
- Uap air yang bercampur dengan refrigeran bisa membentuk zat asam, yang merusak kompresor dan bagian internal AC.
- Menjaga Tekanan dan Performa Sistem
- Gas non-kondensasi seperti oksigen atau nitrogen akan menurunkan efisiensi sistem dan menyebabkan peningkatan tekanan, sehingga kinerja AC terganggu.
- Meningkatkan Umur Kompresor
- Dengan sistem yang bersih dari udara dan kelembaban, kompresor bekerja lebih ringan dan awet.
Hubungan Pervacuum-an dengan AC Tidak Dingin
AC yang tidak dilakukan pervacuum-an dengan benar atau bahkan tidak divakum sama sekali, akan mengalami beberapa gejala yang umum ditemukan, seperti:
- AC terasa kurang dingin atau hanya angin saja
- Tekanan freon tidak stabil
- Pipa outdoor atau evaporator berembun atau membeku
- Kompresor cepat panas dan bisa jebol dalam jangka panjang
Masalah-masalah tersebut sering kali muncul bukan karena kekurangan freon atau kerusakan komponen, tetapi karena kesalahan saat instalasi, yaitu melewatkan proses pervacuum-an.
