
AC mobil yang mengeluarkan bau tidak sedap tentu sangat mengganggu kenyamanan saat berkendara. Anda bisa mencium bau apek, asam, atau bahkan menyengat ketika pertama kali menyalakan AC. Jangan abaikan kondisi ini, karena bau tersebut biasanya menandakan adanya kotoran, jamur, atau gangguan pada sistem pendingin mobil.
Agar Anda bisa segera mengatasinya, berikut penjelasan lengkap mengenai penyebab AC mobil berbau tidak sedap beserta solusinya.
1. Evaporator Kotor dan Berjamur
Evaporator berfungsi mendinginkan udara sebelum masuk ke kabin. Saat AC bekerja, komponen ini menghasilkan embun. Jika debu dan kotoran menempel lalu bercampur dengan kelembapan, jamur serta bakteri mudah berkembang. Inilah penyebab utama munculnya bau apek dari AC mobil.
Solusi:
Lakukan pembersihan evaporator secara berkala melalui servis AC menyeluruh (cleaning evaporator) agar kotoran dan jamur tidak menumpuk.
2. Pengemudi Sering Menunda Penggantian Filter Kabin
Filter kabin menyaring debu, polusi, dan kotoran dari udara luar. Jika filter terlalu kotor atau tersumbat, udara yang masuk ke kabin menjadi tidak segar dan dapat menimbulkan bau tidak sedap.
Solusi:
Ganti filter kabin sesuai anjuran, biasanya setiap 10.000–15.000 km atau menyesuaikan kondisi penggunaan kendaraan.
3. Saluran Pembuangan Air Tersumbat
AC mobil menghasilkan air dari proses kondensasi. Selanjutnya, air itu mengalir keluar melalui selang pembuangan. Namun, jika kotoran menyumbat saluran tersebut, air tidak mengalir dengan lancar sehingga menggenang di dalam sistem AC. Akibatnya, kelembapan meningkat dan kondisi tersebut memicu bau tidak sedap.
Solusi:
Periksa dan bersihkan saluran pembuangan secara rutin agar air dapat mengalir dengan lancar.
4. Interior Mobil Kurang Bersih
Selain berasal dari sistem AC, bau tidak sedap juga dapat muncul dari dalam kabin. Misalnya, sisa makanan, minuman yang tumpah, karpet yang basah, atau jok yang lembap sering menjadi penyebabnya. Oleh karena itu, ketika AC menyala, sistem sirkulasi udara akan ikut menyebarkan bau tersebut ke seluruh kabin, sehingga aroma tidak sedap menjadi semakin terasa.
Solusi:
Rutin membersihkan interior mobil dan menjaga kabin tetap kering agar udara tetap segar.
5. Jarang Servis AC
Banyak pemilik mobil hanya memperbaiki AC saat sudah tidak dingin. Padahal, tanpa perawatan rutin, kotoran akan terus menumpuk di dalam sistem. Akibatnya, AC tidak hanya berbau tetapi juga kehilangan performa pendinginannya.
Solusi:
Lakukan servis AC secara berkala minimal 6 bulan sekali untuk menjaga kebersihan dan kinerjanya.
Dampak yang Terjadi Jika Bau AC Mobil Dibiarkan
Jika Anda membiarkan AC mobil berbau terlalu lama, jamur dan bakteri dapat berkembang lebih banyak. Selain mengganggu kenyamanan, kondisi ini juga dapat memicu alergi atau gangguan pernapasan, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Jika AC mobil Anda mulai berbau atau terasa kurang dingin, segera bawa kendaraan Anda ke Prima AC Kediri untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Tim teknisi akan memeriksa setiap komponen secara menyeluruh dan membersihkannya dengan teliti agar AC kembali dingin, bersih, dan memberikan kenyamanan maksimal saat Anda berkendara.
